HALAK.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Guntur Romli menilai bahwa pemilihan ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) selayaknya sepakbola gajah.
Sepak bola gajah sendiri merupakan istilah yang merujuk kepada pertandingan antara Indonesia melawan Thailand pada Piala Tiger 1998, di mana kedua tim memanipulasi skor agar tidak bertemu lawan tertentu.
Menurut Guntur, praktik tersebut juga terjadi dalam pemilihan ketua umum PSI yang hasil akhirnya memenangkan Kaesang Pangarep.
“Seperti yang saya tegaskan satu bulan sebelum ini, Ketum PSI itu pasti Kaesang. Pemilihan Ketum PSI seperti sepak bola gajah, semua sudah diatur, termasuk siapa yang menang dan sudah ditentukan siapa pemenangnya sebelum kompetisi dimulai,” ujar Guntur kepada Kompas.com, Senin (21/7/2025).
Di samping itu, ia menyorot pernyataan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut PSI bukanlah partai yang dimiliki elite atau keluarga.
Padahal, Kaesang yang terpilih sebagai ketua umum partai berlambang gajah itu merupakan putra bungsunya. “Jokowi bilang PSI tidak dikuasai oleh keluarga, apa dia enggak punya malu? Menyampaikan hal itu di depan anaknya yang jadi Ketum PSI,” ujar Guntur yang diketahui merupakan mantan politikus PSI.
