Halak.id
  • Home
  • Maen Kale
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukum dan Peristiwa
    • Sumut
    • Kilas Daerah
  • Hukum dan Peristiwa
  • Budaya
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Infografik
Reading: Terdata 504 PSK di Simalungun, 5 Positif HIV
Sign In
  • Join US
Halak.idHalak.id
Font ResizerAa
  • Maen Kale
  • Internasional
  • Nasional
  • Sumut
  • Kilas Daerah
  • Hukum dan Peristiwa
  • Budaya
  • Edukasi
Search
  • Home
  • Maen Kale
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Kilas Daerah
    • Sumut
  • Budaya
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Hukum dan Peristiwa
  • Infografik
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Halak.id. BM Design Company. All Rights Reserved.
Halak.id > Blog > Kilas Daerah > Terdata 504 PSK di Simalungun, 5 Positif HIV
Kilas Daerah

Terdata 504 PSK di Simalungun, 5 Positif HIV

Halak ID
Last updated: 23 Juli 2025 12:50 pm
By Halak ID
Share
SHARE

HALAK.ID – Dari Januari hingga Juni 2025, Kelompok Dukungna Sebaya (KDS) Simalungun menemukan lima PSK yang positif HIV.

Koordinator KDS Kabupaten Simalungun, Monica Anggriani Sihombing, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjangkau 504 PSK dan melakukan pemeriksaan tes HIV serta Infeksi Menular Seksual (IMS) terhadap sekitar 257 orang.

“Dari hasil rapid, lima orang positif dan kelimanya menjalani ARV (Antiretroviral),” ujar Monica saat ditemui di kantor KDS di Jalan Kertas, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, pada Senin (21/7/2025).

Monica menambahkan bahwa berdasarkan hasil screening, sekitar sepuluh persen PSK terpaksa bekerja di sektor ini akibat kekerasan seksual yang dialami di usia anak-anak maupun remaja.

Sebagian besar lainnya terjun ke dunia ini karena tuntutan ekonomi dan untuk menutupi beban hidup, di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan dan upah yang tidak layak. “Rata-rata mereka itu janda. Janda ditinggal suami. Mau tidak mau harus memenuhi kebutuhan keluarganya. Kalau kita tawarkan pekerjaan lain, menurut mereka terlalu capek dan upahnya tidak sesuai,” katanya.

Lebih lanjut, Monica mengungkapkan bahwa mayoritas PSK tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah. Saat ini, hanya ada tiga orang PSK yang positif HIV yang menerima bantuan sosial berupa pangan. “Kalau bantuan sosial pangan untuk PSK sama sekali tidak ada. Yang ada cuma tiga orang itu pun yang penderita HIV. Syaratnya harus melampirkan surat berobat,” ungkapnya.

KDS juga memetakan penyebaran PSK di Simalungun berdasarkan zonasi, termasuk Zona Merah yang merupakan wilayah dengan kasus positif HIV yang memerlukan pendampingan khusus. PSK tersebar di berbagai lokasi, termasuk lokalisasi, kedai remang-remang, kedai kopi berkedok prostitusi, dan spa.

“Dari luar Kabupaten Simalungun juga ada. Mereka merantau dari Bandung, Aceh, dan lainnya. Biasanya mereka bilang kepada keluarganya bekerja di rumah makan,” ucap Monica. Di lokasi Zona Merah, relawan KDS secara rutin mendatangi PSK untuk memberikan edukasi dan menyerahkan logistik berupa alat kontrasepsi guna mencegah penularan penyakit kelamin dan HIV. Namun, mereka sering mengalami keterbatasan dalam menjangkau PSK tanpa dukungan dari pemerintah kecamatan setempat.

“Kita beri edukasi, penyuluhan kesehatan, dan bagi logistik kondom gratis agar mencegah penularan penyakit kelamin dan HIV,” ucapnya.

Monica juga mencatat bahwa banyak PSK mengalami kekerasan seksual, tetapi terpaksa tidak menempuh jalur hukum karena identitas mereka tidak terungkap. “Kekerasan yang dialami ada tamu yang tidak membayar jasa dan temuan lain pelanggan yang punya orientasi seks yang terlalu membahayakan fisik,” sambungnya.

Monica berharap agar pemerintah lebih peka terhadap masalah yang dihadapi PSK, seperti memberikan pelatihan keterampilan, modal usaha, dan jaring pengaman sosial. “Kalau melihat jumlahnya ini cukup banyak. Kalau kita suruh mereka berhenti bekerja tidak memungkinkan, karena tidak ada pekerjaan lain yang menjanjikan pemulihan ekonomi mereka,” ucap Monica.

You Might Also Like

Bupati Baharuddin Mencak-Mencak Usai Dikritik Zahir

Main Judi Gaple di Warung Kopi, Anggota DPRD Ditangkap Polisi

BPPH MPC Pemuda Pancasila Batubara Resmi Terbentuk

Langgar Aturan Keimigrasian, 58 WNA Dideportasi dari Medan

22 Kades dan 1 Camat di Lahat Terjaring OTT terkait Dana Desa

TAGGED:HIVProstitusiPSKSimalungun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




More Popular from Foxiz

Bussiness

These are The Countries Where Crypto is Restricted or Illegal

By Halak ID
5 Min Read

These are The Countries Where Crypto is Restricted or Illegal

By Halak ID
Bussiness

5 Things to Know before The Stock Market Opens Monday

By Halak ID
5 Min Read
- Advertisement -
Ad image
Bussiness

These are The Countries Where Crypto is Restricted or Illegal

The real test is not whether you avoid this failure, because you won’t. It’s whether you…

By Halak ID
Bussiness

5 Things to Know before The Stock Market Opens Monday

The real test is not whether you avoid this failure, because you won’t. It’s whether you…

By Halak ID
Bussiness

These are The Countries Where Crypto is Restricted or Illegal

The real test is not whether you avoid this failure, because you won’t. It’s whether you…

By Halak ID
Hukum dan Peristiwa

Dua Eks Petinggi Kokalum Tersangka Korupsi Penjualan Aluminium Inalum

HALAK L.iD - Direktur Pelaksana PT Inalum, Oggy Achmad Kosasih, periode 2019-2021 ditetapkan menjadi tersangka atas…

By Halak ID
Insider

12 Summer Outfit Formulas for Lazy Girls Everywhere

Style is the only thing you can’t buy. It’s not in a shopping bag, a label,…

By Halak ID
Halak.id

Ligat Kali

Halak ID

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

Quick Links

  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Send News
  • Ligat ID

© Halak.id. BM Design Company. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?